(The Subversive Copy Editor)
(The Subversive Copy Editor)
Bacaan Talqin Mayit Setelah Dikuburkan |verified|
. Tujuannya adalah untuk memberikan ketenangan dan mengingatkan jenazah mengenai kunci keimanannya, seperti siapa Tuhannya, Nabinya, dan agamanya. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi +3 Contoh Bacaan Talqin Singkat Berdasarkan panduan dari sumber seperti NU Online , bacaan talqin biasanya diawali dengan menyebut nama jenazah dan ibunya (Fulan bin/binti Fulanah), kemudian diikuti kalimat pengingat berikut: "Wahai [Nama Mayit] bin [Nama Ibu], ingatlah janji yang engkau bawa saat keluar dari dunia ini, yaitu persaksian bahwa tidak ada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah hamba serta utusan-Nya." Lalu dilanjutkan dengan mengingatkan pokok-pokok iman: Allah sebagai Tuhanmu (Rabbuka). Islam sebagai agamamu (Dinuka). Muhammad SAW sebagai nabimu. Al-Qur'an sebagai imammu. Ka'bah sebagai kiblatmu. Kaum Muslimin sebagai saudaramu. UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Tata Cara Pelaksanaan Posisi Pembaca
Hukum talqin mayit menjadi diskusi yang menarik karena terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama fiqih:
Mendiktekan jawaban untuk pertanyaan malaikat (Siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapa nabimu?). Teks Bacaan Talqin Mayit (Ringkas) bacaan talqin mayit setelah dikuburkan
Bacaan talqin ini dikutip dari Kitab Majmu Syarif, Kitab Perukunan Melayu dan Kitab Maslakul Akhyar karya Sayyid Utsman bin Yahya.
"Jika datang kepadamu dua malaikat yang ditugaskan Allah, janganlah engkau takut dan gentar. Jika mereka bertanya: 'Siapa Tuhanmu?', maka jawablah: 'Allah Tuhanku'. Jika mereka bertanya: 'Apa agamamu?', jawablah: 'Islam agamaku'. Jika mereka bertanya: 'Siapa nabimu?', jawablah: 'Muhammad nabiku'." Islam sebagai agamamu (Dinuka)
Bacaan Talqin Mayit Setelah Dikuburkan: Makna, Hukum, dan Tata Caranya
"Wahai [Sebut Nama Mayit] bin/binti [Nama Ibu]. Ingatlah janji yang engkau bawa saat keluar dari dunia ini, yaitu kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Bahwa surga itu nyata, neraka itu nyata, dan hari kiamat pasti datang tanpa keraguan." Ka'bah sebagai kiblatmu
"Mohonlah ampun untuk saudara kalian dan mohonkanlah agar ia teguh (dalam menjawab), karena sesungguhnya sekarang ia sedang ditanya." Ulama Mazhab Syafi'i (seperti Imam An-Nawawi dan Syaikhul Islam Zakariya Al-Anshari) menegaskan bahwa talqin ini hukumnya mandub (sunnah) dan bukan bid'ah.
Apa sebenarnya talqin itu, bagaimana bacaannya, dan apa hukumnya dalam agama? Simak ulasan lengkapnya berikut ini. Apa Itu Talqin Mayit?
Salah satu redaksi ringkas yang sering diajarkan adalah: